Prasarana Bidang Pariwisata dan Kebudayaan diantaranya pembangunan kawasan Taman Kolam Sekupang tahap 4 dan Taman Rusa Sekupang tahap 5.
Selain itu, sarana pengembangan kawasan berupa interior dan mechanical electrical Gedung VVIP Bandara, Pembangunan pemukiman Tanjung Banon, Pembangunan WTP 500lt/det di Waduk Duriangkang, WTP 200lt/det di Waduk Tembesi, WTP 230lt/det di Waduk Monggak.
Dengan berbagai program yang dilaksanakan di tahun 2024, diharapkan seluruh jajaran BP Batam dari level pimpinan hingga staf agar fokus untuk mengejar target yang sudah ditetapkan oleh Anggota/Deputinya pada tahun 2024.
“Kami juga dalam pelaksanaannya sangat membutuhkan dukungan dan arahan dari Dewan Pengawas untuk kelancaran pelaksanaan kegiatan program ini,” ujar Muhammad Rudi.
Sekretaris Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiharso, selaku Ketua Dewan Pengawas BP Batam, menegaskan pentingnya dukungan untuk kelancaran pelaksanaan program-program peningkatan investasi.
“Dengan sinergi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat, Kota Batam siap menghadapi tantangan masa depan dengan keyakinan dan optimisme yang tinggi”, ujarnya.
Perekonomian Kota Batam mampu tumbuh 6,84% di tahun 2022, (YoY), lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepri 5,09% dan pertumbuhan Ekonomi Nasional 5,31%. Sektor Industri Pengolahan (Manufaktur) sangat dominan dengan 58,05% dari total PDRB Kota Batam.
“Dengan kondisi Perekonomian Nasional dan Potensi Investasi yang baik di tahun 2024, serta berbagai keunggulan Batam sebagai wilayah/ kawasan KPBPB (FTZ), maka diproyeksikan Investasi dan Ekonomi Kota Batam akan tumbuh signifikan dan berpotensi melebihi pertumbuhan nasional,” kata Susi.
Strategi utama yang harus dilakukan adalah terus mendorong dan menjaga Iklim Investasi yang kondusif.
Menurutnya, hal ini dapat dilakukan dengan Kemudahan & Kepastian dalam Berusaha, Dukungan Infrastruktur & Utilitas dasar, Koordinasi Lintas K/L/D & Komunikasi dengan Asosiasi/ Pelaku Usaha, serta Insentif Fiskal-Non Fiskal, Pusat-Daerah.
“Secara khusus kami mengapresiasi kinerja Kepala BP Batam beserta jajaran dalam perkembangan pembangunan infrastruktur Batam yang luar biasa saat ini,” pungkasnya.
Kegiatan diakhiri dengan penyerahan salinan Keputusan Dewan Kawasan KPBPB Kota Batam No 1 Tahun 2024 tentang penetapan serta pengangkatan Ketua dan Anggota Dewan Pengawas BP Batam.
Turut hadir Staf Ahli Bidang Regulasi, Penegakan Hukum, dan Ketahanan Ekonomi selaku Anggota Dewan Pengawas BP Batam, Elen Setiadi; Kepala Lembaga National Single Window, Kementerian Keuangan selaku Anggota Dewan Pengawas BP Batam, Oza Olavia; Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto beserta Para Anggota Bidang dan Seluruh Pejabat Eselon 2 di lingkungan BP Batam. (*)


