Sunday, February 22, 2026
HomeBatamArsitektur Tropis Manfaatkan Pencahayaan Alami dan Siapkan Areal Terbuka Sehingga Tercipta Hunian...

Arsitektur Tropis Manfaatkan Pencahayaan Alami dan Siapkan Areal Terbuka Sehingga Tercipta Hunian Nyaman nan Elegan

2. Banyak bukaan kaca / jendela di berbagai sisi.

Banyak bukaan kaca di Muso Art cafe.

Banyaknya jendela merupakan ciri khas paling menonjol dari sebuah bangunan
bertemakan arsitektur tropis. Hal ini karena arsitektur tropis sangat memanfaatkan
pencahayaan alami sebagai sumber cahaya utama sehingga terkesan lebih menyatu
dengan alam.

 

Tampilan dari depan Muso Art cafe di Batam Center.

3. Material Furniture tropis.

 

Suasana dalam ruangan Muso Art Cafe yang terlihat elegan.

Kafe ini menggunakan furniture dengan berbahan dasar kayu sehingga terlihat lebih
elegan dan terkesan menyatu dengan alam. Kayu juga merupakan salah satu
komoditas utama bagi wilayah-wilayah tropis seperti Indonesia, sehingga penggunaan
kayu juga merupakan pemanfaatan bahan-bahan lokal.

4. Pewarnaan netral.

Pewarnaan netral membuat Muso Art Cafe terlihat nyaman dan elegan.

Kafe ini menggunakan lampu dengan warna yang relatif tidak terlalu terang dan
terkesan hangat dan dinding berwarna putih. Hal ini dapat mendukung suasana tropis
yang terkesan hangat namun nyaman.

Selain itu warna-warna netral juga dapat
membuat pengunjung lebih merasa nyaman karena warna-warna tidak terlalu banyak
dan membuat mata pengunjung merasa lelah.

Arsitektur Tropis menekankan pada desain yang sangat memanfaatkan pencahayaan
alami dan sirkulasi udara. Oleh karena itu, gaya arsitektur ini lebih efektif diterapkan di
lingkungan beriklim tropis.

Jika kamu tertarik dengan cafe tropis, Muso Art Cafe bisa
menjadi salah satu pilihan nongkrong di Batam. Anda bisa mengunjungi Instagram Muso Art Cafe di @musoartcafe.id. Demikian informasi mengenai Arsitektur Tropis. (*/man)

BERITA TERKAIT
spot_img

POPULER HARI INI

BERITA TERKINI