Kementerian Investasi mencatat, Penanaman Modal Asing (PMA) di Batam naik 2 persen dibandingkan Triwulan III tahun 2022 lalu.
Kenaikan ini selaras dengan menguatnya empat sektor industri di Batam yaitu industri makanan; industri karet dan plastik; industri perumahan, kawasan industri dan perkantoran; serta industri perdagangan dan reparasi.
Dengan pengembangan infrastruktur jalan serta progres kemajuan dua Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), KEK Nongsa Digital Park dan KEK Batam Aero Technic, Rudi pun optimistis bahwa nilai investasi yang ada bisa terus meningkat.
Sehingga, memberikan dampak signifikan bagi pertumbuhan ekonomi Batam ke depannya.
“Kemajuan Batam hari ini tentu berkat sinergi yang baik antara pemerintah dan masyarakat. Mari bersama kita dukung pembangunan demi kemajuan Batam,” pungkasnya. (*/man)


