“Pemko Batam sudah memberikan mandat atau surat kuasa kepada Baznas Kota Batam untuk memotong gaji seluruh pegawai untuk zakat profesi. Mulai dari Wali Kota, Sekda, Asisten sampai staf zakatnya dikelola oleh Baznas,” jelas suami Hariyanti.
Diungkapkannya Baznas Kota Batam sudah membantu pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan. Bahwa berdasarkan Instruksi Presiden No. 4 Tahun 2022 Tentang Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem, tahun 2024 kemiskinan ekstrem harus nol. Pemko Batam pada tahun 2023, sudah menganggarkan anggaran untuk membantu masyarakat yang masuk pada kategori kemiskinan ekstrem.
“Setelah dilakukan verifikasi ada 53 KK dengan jumlah 218 jiwa yang masuk kategori miskin ekstrem. Tahun ini sudah Kita anggarkan setiap KK menerima Rp1 juta,” tuturnya.
Baznas Kota Batam menurutnya juga berkontribusi dalam menurunkan angka stunting. Hasilnya, Pemko Batam mendapatkan dana insentif fiskal kategori penurunan stunting sebesar Rp6,2 miliar. Bantuan stunting yang diberikan Baznas bukan dalam bentuk uang melainkan barang sesuai dengan yang diusulkan oleh dokter. Seperti susu balita dan telur.
“Wali Kota Batam sudah sampaikan ke Baznas, bantuan yang diberikan selain untuk membantu masyarakat juga untuk menyambung usaha. Karena itulah Pemko Batam memberi amanah dan kepercayaan seribu persen kepada Baznas Kota Batam untuk mengelola zakat ASN Pemko Batam,” jelas pria kelahiran Sepat Panjang ini.
Wakil Ketua 2 Baznas Kota Batam, Habib Soleh, menyampaikan terdapat 142 Mustahik binaan Baznas Kota Batam. Ia melaporkan pada tahun 2023 Baznas Kota Batam membuat sebuah gebrakan untuk memberi bantuan modal usaha atau menyambung usahanya.
Kepada Bapak/Ibu penerima bantuan diharapkan dapat memanfaatkan uang bantuan dengan sebaiknya untuk melanjutkan usaha. Sesungguhnya uang tersebut adalah uang muzaki yang dititipkan kepada Baznas dapat dimanfaatkan dengan sebaiknya.
“Dari data yang kami terima dan setelah melewati Rapat pleno yang panjang maka diputuskan sebanyak 142 mustahik penerima manfaat. Karena uang ini merupakan amanah, yakinlah uang itu membawa keberkahan,” jelasnya.
Katanya, komitmen Wali Kota Batam, Muhammad Rudi ingin mengentaskan angka kemiskinan di Kota Batam harus berkurang sehingga bersama dengan Baznas berkolaborasi untuk mengentaskan kemiskinan di Kota Batam. Nominal total bantuan yang digelontorkan senilai Rp800 juta yang dikeluarkan oleh Baznas Kota Batam. (Red)


