“Tadi tim sudah sampai laut, ke soutlink, area Cipta Land. Masyarakat membantu di sungai dekat rumah,”
Dedius juga mengatakan perkembangan pencarian sampai saat ini masih nihil belum ditemukan.
Sejauh ini, Dedius menyampaikan pencarian masih mengalami beberapa kendala, diantaranya air sungai yang keruh, kondisi sungai yang banyak sampah, cabang anak sungai hingga air pasang.
“Kondisi sungai yang ada bakaunya ini kan juga membuat kesulitan. Apalagi kalau hujan, anak sungai itu kan ngalirnya kesini semua,” kata Dedius.
Lebih lanjut, ia mengatakan dari pengalaman yang sudah pernah terjadi, orang tenggelam di laut lebih mudah mengapung daripada di air tawar.
“Karena kadar garamnya tinggi, paling lama 3 hari korban sudah mengapung. Tapi kalau di air tawar bisa sampai 5 hari, apalagi ini kan ada bakau, dikhawatirkan nyangkut balitanya,” tambahnya.
Untuk pencarian sementara dihentikan pukul 11:00 WIB untuk melakukan ibadah salat jumat, dan akan dilanjutkan pukul 1 siang. (Red)


