Saturday, February 21, 2026
HomeBatamBKKBN Optimis Capaian Kontrasepsi Tercapai, Gandeng Sejumlah Elemen Termasuk Babinsa

BKKBN Optimis Capaian Kontrasepsi Tercapai, Gandeng Sejumlah Elemen Termasuk Babinsa

Menurutnya, upaya mempertahankan kepesertaan kontrasepsi meskipun modern belum melebihi 62 persen dan NKJP juga belum sesuai harapan. Akan tetapi, Total Fertility Rate (TFR) di Indonesia menurut BPS sudah mencapai 21.8 sedangkan menurut BKKBN mencapai 21.4.

Perbedaannya juga cukup kecil. Namun hal ini menunjukkan rata-rata perempuan hamil di Indonesia sudah diangka dibawah 22. Sementara target pada tahun 2024 akhir, TFR 24 akan tetapi saat ini 21.

BACA JUGA: BP Batam Pastikan 28 September 2023 Bukan Batas Akhir Pendaftaran

“Terimakasih kepada segenap jajaran yang mendukung kontrasepsi ini. Korelasi antara KB dan stunting sangat kuat. Korelasinya juga terhadap autis,”katanya.

Ia menyebut kontrasepsi suatu jalan untuk mengatur jarak kelahiran. Tuhan sudah mengatur jarak kehamilam direkomendasikan dalam Kitab, 3 bulan menyusui, 8 bulan ubun-ubun ditutup, 1000 hari kehidupan pertama sangat penting agar bisa mencegah stunting.

Ia menambahkan WHO mengamanatkan jarak melahirkan 36 bulan. Pasca persalinan mestinya berkontrasepsi. Ada 4,8 juta yang melahirkan setiap tahun. Namun baru sekitar 29 persen yang langsung kontrasepsi.

“Kebanyakan ibu tidak ingin hamil tapi karena tak pakai kontrasepsi hamil lagi, padahal idelanya 36 bulan,” katanya.(*/man)

BERITA TERKAIT
spot_img

POPULER HARI INI

BERITA TERKINI