HARAPANMEDIA.COM, BATAM – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sudah selesai namun masih ada beberapa persoalan yang belum ada solusinya. Persoalan tersebut terkait dengan kapasitas setiap ruangan yang melebihi daya tampung siswa. Bahwa ada siswa yang satu kelas mencapai 56 orang. Hal ini sangat tidak efektif jika dipaksakan belajar dalam satu ruangan.
Terkait proses belajar-mengajar yang dialami siswa, Praktisi Pendidikan Kota Batam, Sony Christanto, SE,MSi menyebut ruang kelas over kapasitas sangat mengganggu anak untuk belajar dan siswa tidak akan bisa konsentrasi.
Untuk sekolah negeri ini luar biasa. Hampir dipastikan orang tua mencari sekolah-sekolah negeri, karena sekolah negeri ini tidak berbayar, pemerintah yang mengelola.
Hal mendasar berapa jumlah siswa ideal dalam proses belajar mengajar, sehingga guru bisa mentransformasikan karakter sikap bahkan pengetahuannya kepada siswanya.
BACA JUGA:Â Sahat Parulian Peduli Anak Umur 12 Tahun Putus Sekolah Didaftarkan Kejar Paket Agar Bisa Lanjut ke SMP
Sony menyebut berdasarkan hasil jurnal penelitian satu kelas itu ideal jika diisi antara 10 sampai 20 anak saja. Jika jumlah siswa satu kelas sudah mencapai 39, maka mulai muncul masalah dan ketimpangan dan jika sudah membengkak menjadi 51 anak mustahil dalam proses pembelajaran akan dapat dilakukan. Jadi hasil penelitian ini dipakai di beberapa negara.
Jika satu ruangan mencapai 56 siswa, tentunya proses pembelajaran peserta didik susah dikontrol yang akhirnya tidak mendukung siswa untuk mencapai nilai yang maksimal. Sesuai dengan hasil penelitian tersebut.
BACA JUGA:Â Sandiaga Uno Dorong Usaha Kecil Mikro di Batam Terus Berbenah Agar Produk Bisa Tembus ke Semua Daerah
Karena itu Pemerintah perlu memperhatikan hal ini karena ruang kelas terbatas dan tentu jika guru yang mengajar sampai sebanyak itu tentu akan sulit untuk mengentrolnya.


