Saat Anda menggunakan produk ini, keluarga Anda mungkin menghirup uap merkuri atau mungkin terpapar dengan menggunakan benda-benda seperti waslap atau handuk yang terkontaminasi merkuri.
Joshua Zeichner, direktur penelitian kosmetik dan klinis di Rumah Sakit Mount Sinai di New York City mengungkapkan, ketika dioleskan ke wajah, merkuri dikaitkan dengan iritasi kulit, ruam, dan perubahan warna.
“Jika diserap, [itu] bahkan dapat menyebabkan keracunan merkuri dengan toksisitas pada ginjal dan sistem saraf.”
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa efek samping utama merkuri dalam produk perawatan kulit adalah kerusakan ginjal.
Selain itu bahaya merkuri dalam kosmetik disebut juga bisa menyebabkan kecemasan, depresi, dan bahkan psikosis. Penggunaan kosmetik yang mengandung merkuri dalam jangka panjang dapat menyebabkan kerusakan pada mata, paru-paru, pencernaan, saraf, dan sistem kekebalan tubuh. (Red)


