HARAPANMEDIA.COM, BATAM – Debut pendatang baru untuk memperebutkan kursi di DPRD Kota Batam tampaknya akan semakin ketat. Mengingat dari sejumlah nama-nama yang berseliweran sebagai petahana masih cukup kuat. Apalagi wajah-wajah mereka cukup familiar di mata voters.
Hal sebaliknya, posisi petahana juga terancam apabila gagal membaca kecenderungan voters di daerah pemilihan masing-masing. Diantaranya di Dapil II Kecamatan Bengkong dan Batuampar yang dinilai paling ketat sejauh ini.
Beberapa petahana yang berhasil diwawancarai mengatakan masih tetap optimis bisa mempertahankan kursi mereka di DPRD. Seperti Siti Nurlaila, petahana asal Partai Keadilan Sosial (PKS) yang saat ini duduk di Komisi I DPRD Kota Batam mengungkapkan, dirinya masih cukup optimis menghadapi pertarungan meraih kursi DPRD Kota Batam pada 2024 nanti.
Siti Nurlailah mencoba untuk menghadapi secara positif konstelasi politik kedepan.Dasar pijakan untuk kedepannya cukup kuat, merawat konstituen dan menjaga hubungan erat dengan mereka. Baginya, hubungan erat dengan konstituen sudah terjalin dengan baik selama ini.
“Sama seperti pemilu sebelumnya yang utama merawat konstituen sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat dan membuka jaringan jaringan baru yang belum tersentuh sebelumnya,”ucapanya Jumat (2/6/2023).
Siti Nurlaila kedepan akan bersaing di daerah pemilihan (Dapil )2 Kecamatan Bengkong dan Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam.
Saat ditanya kenapa tidak maju bersaing memperebutkan kursi di DPRD Provinsi Kepri, Situ Nurlaila mengaku bahwa sebagai kader, dirinya sebenarnya siap ditempatkan dimanapun.
“Untuk saat ini struktur masih menempatkan saya di kota dan juga konstituen masih meminta saya untuk tetap maju di kota,”kata Siti.


