HARAPANMEDIA.COM, TANJUNGPINANG – Bertepatan dengan hari pendidikan nasional, Kota Tanjungpinang melakukan berbagai inovasi di bidang pendidikan. Bahkan dalam tahun ini Tanjungpinang terpilih menjadi Kota rujukan transformasi digital di dunia pendidikan yang terpilih dari 514 kabupaten/kota di Indonesia.
Hal ini sebagai langkah strategis dalam penerapan proses belajar mengajar secara digital di sekolah. Mengingat kualitas sumber daya manusia perlu ditingkatkan pada metode belajar di sekolah.
BACA JUGA:Â Amsakar Achmad Tinjau Puskesmas dan Kantor Camat Pelayanan Membaik Usai Cuti Lebaran
Digitalisasi sudah menyentuh banyak sektor, termasuk Pendidikan. Wali Kota Tanjungpinang, Rahma mengharapkan agar sekolah – sekolah di Tanjungpinang bisa menyesuaikan diri agar tidak tertinggal.
“Terlebih pada hari ini sudah ada kurikulum merdeka. Kata merdeka besar maknanya, kita bersyukur alhamdulillah diberikan kesempatan yang sama, artinya tidak ada lagi perbedaan si A dan si B,” ucap Rahma saat menghadiri peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Lapangan Pamedan, Selasa (2/5/2023).
BACA JUGA:Â Usai Lebaran, Masyarakat baik Dewasa, Lansia dan Anak Ramai-ramai Berobat di RSUD Bintan
Rahma mengungkapkan, melalui kurikulum merdeka sekarang ini pelajar bisa belajar dengan lebih tenang karena aktivitas pembelajaran mereka dinilai secara lebih holistik oleh gurunya sendiri.
Kepala Sekolah dan Kepala Daerah yang dulu kesulitan memonitor kualitas pendidikannya sekarang dapat menggunakan data Assessment Nasional di Platform Rapor Pendidikan untuk melakukan perbaikan kualitas layanan pendidikan.
BACA JUGA:Â Polsek Sekupang Tangkap Kurir J&T Diduga Pembayaran Barang COD Tak Disetor ke Perusahaan


