HARAPANMEDIA.COM, BATAM – Kecelakaan kerja kembali terjadi di Galangan Kapal di Kota Batam. Kali ini kecelakaan di di perusahaan Paxocean PT. Nanindah Mutiara Shipyard Tanjunguncang.
Informasi yang diperoleh dua karyawan Subcont PT Ganda Samudra yang sedang tank cleaning di kapal Pertamina Abherka, yang melakukan perbaikan di Paxocean PT. Nanindah Mutiara Shipyard Tanjunguncang tewas di tempat.
Informasi di lapangan dua pekerja Subcont dari PT.Ganda Samudra, melakukan tank Cleaning di kapal Pertamina Abherka malam pada Selasa malam (7/3/2023).
“Kejadiannya itu malam, ada tiga orang yang ditugaskan untuk melakukan pembersihan tangki,”kata sumber.
BACA JUGA:Â Perlu Kepastian Hukum, Pemko Siapkan Perwako Tentang Batas Kecamatan dan Kelurahan di Batam
Sumber mengatakan tangki yang akan dibersihkan baru dibuka manholenya.”Kemungkinan gas yang ada di dalam belum keluar, sementara sudah disuruh dikerjakan,”kata orang yang tidak mau disebut namanya.
Kejadian ini mengulang apa yang terjadi di PT Ably Metal Indonesia Kabil, Kota Batam, seorang pekerjanya tewas dalam kecelakaan kerja.
Sumber mengatakan proyek tank cleaning tersebut dikerjakan oleh Subcont, sementara perusahaan Subcont tidak memiliki Safety pengawas.
“Biasanya safety dari perusahaan induk, kalau instruksi dari Safety. Memang belum bisa dikerjakan, tetapi namanya PT Subcont, mereka mengejar target tanpa memperhatikan keselamatan pekerja,”kata sumber yang layak dipercaya.
BACA JUGA:Â Perizinan Shipyard Perlu Dipermudah untuk Dongkrak Investor Asing Masuk ke Batam
Ia mengatakan saat kejadian tiga karyawan ditugaskan, dua orang masuk lebih dulu, sementara satu orang lainnya hendak turun, dan masih bisa menyelamatkan diri.
“Awalnya mereka bergerak bersama, namun yang dua orang yang tewas di tempat itu turun lebih dulu, setelah menghirup gas di dalam tangki, keduanya lemas, satu karyawan langsung berusaha naik ke atas, makanya bisa selamat,”katanya.
Sementara mengenai kejadian tersebut, Yustinus Zai, petugas piket sekuriti di Paxocean PT. Nanindah Mutiara Shipyard Tanjunguncang, mengatakan dirinya tidak tahu kejadian tersebut.”Kami hanya petugas keamanan, kami saja belum tahu kejadiannya,”kata Yustinus Zai.


