Friday, February 20, 2026
HomeKepriBKKBN Kepri Berupaya Wujudkan Stunting Nihil Tahun 2024, Lakukan Terobosan Minta Catin...

BKKBN Kepri Berupaya Wujudkan Stunting Nihil Tahun 2024, Lakukan Terobosan Minta Catin Wajib Periksa Kesehatan

HARAPANMEDIA, COM, BATAM – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Provinsi Kepri terus berupaya untuk menurunkan angka kasus stunting pada balita. Kepala BKKBN Perwakilan Provinsi Kepri, Rohina, mengatakan bahwa optimisme tersebut sangat beralasan.

Tak tanggung-tanggung, BKKBN Perwakilan Provinsi Kepri siap mewujudkan nol persen angka stunting pada tahun 2024 mendatang. Sebab angka stunting di Kepri kembali mengalami penurunan 2,2 persen pada tahun 2022 lalu. Dari 17,6 persen (prevalensi tahun 2021) menjadi 15,4 persen.

BACA JUGA: Telkomsel Kembali Upgrade Layanan 3G ke 4G/LTE Tingkatkan Layanan di Sumatera Barat dan Kepri

Pencapaian ini pun menempatkan Provinsi Kepri pada posisi keempat daerah dengan prevalensi stunting terendah di Indonesia.

“Ada harapan dari Gubernur Kepri agar kasus stunting bisa nol persen dan ini sudah disampaikan saat rakerda. Ketika komitmen bersama seluruh stakeholder menggencarkan bahaya stunting, mudah-mudahan masyarakat lebih aware dalam pencegahannya dan target itu bisa terwujud,” ujar Rohina, Senin (6/3/2023).

Secara nasional, kata Rohina, Presiden Republik Indonesia menginginkan agar penurunan angka stunting bisa mencapai 14 persen tahun 2024 nanti.
Hal ini dengan mempertimbangkan bahwa stunting masih menjadi masalah besar untuk Indonesia.

BACA JUGA: Titik Banjir di Kota Batam ada 28 Lokasi, Apakah Tempatmu Terdampak Banjir Cek Lokasinya

“Oleh karenanya, pemerintah mulai 1 Maret mengharuskan setiap warga negara harus melakukan pemeriksaan kesehatan atau mengisi Elektronik Siap Nikah Siap Hamil (Elsimil) tiga bulan sebelum menikah. Itu nantinya dijadikan rekomendasi untuk pemberian akta nikah,” bebernya lagi.

BERITA TERKAIT
spot_img

POPULER HARI INI

BERITA TERKINI