Bhabinkamtibmas Aipda Syefriadi berpesan kepada wali murid, apabila mendapat modus penelepon mengabarkan sang anak mengalami kecelakaan sebaiknya melakukan kroscek lebih dahulu ke pihak sekolah.
“Jangan mengirimkan pulsa atau transfer uang kepada orang yang tidak kenal, meski mengatasnamakan pihak sekolah atau apapun yang menyangkut penipuan,” kata Syefriadi, Jumat (24/2/2023).
BACA JUGA: Sekda Berikan Motivasi Kepada 266 CPNS Batam, Masa Orientasi Wajib Kunjungi 15 OPD
Kapolsek Sekupang Kompol Z.A. Christopher Tamba mengatakan jangan langsung panik saat mendapat telepon seperti itu.
“Mari sama-sama kita waspadai. Jangan terlalu panik mendengar anak masuk rumah sakit. Kalau bisa dihubungi orang-orang di sekolah baik guru, sekuriti dan kepala sekolah untuk memastikan kebenaran hal itu. Seberapa pun paniknya kita, kita harus tetap menggunakan akal sehat,” sebut Tamba.
Kapolsek juga meminta agar sekolah menjaga kerahasiaan informasi pribadi masing-masing siswanya. Karena, modus ini bisa terjadi karena oknum tersebut memiliki data lengkap target yang dihubungi. “Sekolah diminta agar menjaga kerahasiaan informasi pribadi masing-masing siswanya,” kata Tamba. (*/man)


