Dalam sambutannya, Joko Widodo juga mengungatkan mengenai pemberitaan yang bertanggung jawab. Dimana saat ini keterbukaan informasi dapat dilakukan sebagai bentuk kebebasan bagi insan pers di seluruh Indonesia.
BACA JUGA:Â Bahan Pokok di Karimun Cukup Beberapa Minggu ke Depan, Disperindag Turun Pantau Sembako ke Pasar
Sekarang pers sudah mencakup seluruh media informasi yang bisa tampil dalam bentuk digital. Semua orang bebas membuat berita dan sebebas-bebasnya. Ini adalah masalah utama, yang harus dipikirkan bersama.
“Menurut saya membuat pemberitaan yang bertanggung jawab, karena masyarakat kebanjiran berita dari media sosial dan media digital lainnya itu yang utama,” kata Jokowi.
Untuk itu, di tengah perkembangan tehnologi yang masif saat ini, media arus utama menjadi salah satu pilar yang diharapkan mampu menangkal penyebaran berita hoax di masyarakat.
Media arus utama diharapkan mampu menjaga dan mempertahankan misinya untuk mencari kebenaran, searching the truth dan membangun optimistisme.
“Saya minta semua pihak, baik kepada lembaga pemerintah pusat dan daerah, BUMN, perusahaan swasta, lembaga swadaya masyarakat, untuk mendukung keberadaan media arus utama,”katanya.(*/man)


