Saturday, February 21, 2026
HomeBatamBank Indonesia Dorong Perbankan Tingkatkan Salurkan Kredit untuk Dukung Pemulihan Ekonomi

Bank Indonesia Dorong Perbankan Tingkatkan Salurkan Kredit untuk Dukung Pemulihan Ekonomi

HARAPANMEDIA.COM, BATAM – Sektor perbankan dan perekonomian masih memadai untuk mendorong peningkatan kredit atau pembiayaan serta mendukung pemulihan ekonomi lebih lanjut.

Pada Desember 2022, rasio Alat Likuid terhadap Dana Pihak Ketiga (AL/DPK) tetap tinggi, mencapai 31,20 persen dan meningkat dari bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 30,42 persen, sehingga mendukung ketersediaan dana bagi perbankan untuk penyaluran kredit/pembiayaan bagi dunia usaha.

BACA JUGA: Antisipasi Kemacetan, Pemko Batam Perluas Jalan Utama dari Simpang Laluan Madani ke Bundaran Bandara Jadi Lima Lajur

Likuiditas perekonomian juga dinilai tetap memadai dalam mendukung kegiatan ekonomi. Hal ini tercermin pada uang beredar dalam arti sempit (M1) dan luas (M2) yang tumbuh masing-masing sebesar 9,5 persen (yoy) dan 8,3 persen (yoy).

“Ke depan, Bank Indonesia akan terus memastikan kecukupan likuiditas untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional dengan stabilitas yang tetap terjaga,” ujar Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo.

BACA JUGA: Pasang Ribuan Lampion di Pasar Apung Pancur Lingga Malam Hari Seperti Kota Metropolitan
Sementara itu, suku bunga perbankan mengalami kenaikan, meski masih kondusif untuk mendukung pemulihan ekonomi.

Di pasar uang, suku bunga pada 18 Januari 2023 naik 222 bps dibandingkan dengan level akhir sebelum kenaikan BI7DRR di bulan Juli 2022 menjadi sebesar 5,02 persen, sejalan dengan kenaikan BI7DRR dan penguatan strategi operasi moneter Bank Indonesia.

Imbal hasil Surat Berharga Negara (SBN) tenor jangka pendek meningkat 55 bps, sedangkan imbal hasil SBN tenor jangka panjang tetap terkendali. Suku bunga deposito 1 bulan pada Desember 2022 tercatat 3,97 persen atau meningkat 108 bps dibandingkan dengan level Juli 2022, sementara suku bunga kredit Desember 2022 tercatat 9,15 persen atau meningkat 21 bps dibandingkan dengan level Juli 2022.

BERITA TERKAIT
spot_img

POPULER HARI INI

BERITA TERKINI