HARAPANMEDIA.COM, KARIMUN – Ribuan lampion menghiasi sejumlah ruas jalan di Kampung Kangkung Meral Kota, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau. Lampion tersebut untuk menyambut perayaan Imlek.
Lampion yang menggantung identik berwarna merah itu merupakan tradisi masyarakat Tionghoa dalam merayakan sukacita di tahun baru Imlek 2023 ini.
BAJA JUGA: Penerbangan Batam-Korea Selatan Akan Segera Dibuka, Realiasa Target Wisatawan Bisa Terwujud
Warna merah yang dimaknai adanya sebuah penerangan yang dapat membawa rezeki, keberuntungan, dan kebahagian bagi masyarakat Tionghoa.
Ribuan lampion itu di pasang pada dua tempat berbeda namun dalam wilayah kawasan penduduk Tionghoa.
Sepanjang satu setengah kilometer lampion menghiasi dari jalan Polsek Meral hingga Sungai Pasir. Sementara dua kilometer menghiasi jalan Kampung Kangkung Meral Kota yang menjadi pusat rangkaian Cap Go Meh.
BACA JUGA:Restoran Liu Yi Shou Chong Hadir di Batam Sediakan Makanan Khas Tiongkok
Tidak hanya masyarakat lokal, ribuan lampion itu juga dinikmati para wisatawan mancanegara, dengan mengabadikan momen berswafoto bersama keluarga dan menjadi salah satu ikonik wisata di Kabupaten Karimun.
Saat malam hari, cahaya lampion yang terang akan menambah kemeriahan tahun baru imlek. Biasanya lampion akan menyala hingga 15 hari setelah tahun baru imlek.


