“Terminal dua tengah dibangun, dan terminal pertama dalam masa peningkatan infrastruktur,” ujar Ardiwinata.
BACA JUGA:Â Pedagang Minta Pemerintah Menindak Tegas Pemasok Daging Ilegal yang Dijual Bebas di Batam
Saat ini pengerjaan proyek bandara dikerjakan oleh perusahaan asal Korea Selatan. Dalam hal ini diharapkan ada multiplier effect terhadap pariwisata ke Batam
“Nanti ke Incheon bisa langsung terbang dari Batam. Dibukanya penerbangan ini tentu akan memberikan awal yang baik atau sinyal positif bagi iklim pariwisata Batam,” katanya.
Wisatawan mancanegara (wisman) dari Korea menempati posisi keempat penyumbang wisman untuk Batam.
Peringkat pertama penyumbang wisman adalah Singapura, posisi kedua Malaysia, ketiga adalah Cina, dan keempat adalah negara Korea Selatan
Saat ini, pihaknya juga berupaya meminta relaksasi aturan untuk kemudahan wisman ke Batam. Salah satunya menambah fasilitas pemberlakuan Visa on Arrival bagi negara-negara yang memang menjadi penyumbang terbesar untuk Batam.
“Ini kalau bisa diberlakukan kembali, dan didukung dengan adanya direct flight tentu akan bisa mewujudkan pariwisata Batam yang semakin baik,” kata Ardiwinata. (*/man)


