BACA JUGA:Â Upah Minimum Provinsi Kepri Berpotensi Naik Mengacu Permenaker 18/2022
Persoalan banyak siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri terjadi setiap tahunnya. Mulai dari tingkat SD, SMP dan SMA/SMK sederajat.
Udin P Sihaloho menilai kondisi ini disebabkan kurangnya Ruang Kelas Belajar (RKB) dan Unit Sekolah Baru (USB).
“Kedepannya juga akan menjadi permasalahan baru ketika RKB bertambah terus dan USB bertambah juga,” kata Udin, Sabtu (26/11/2022).
Menurutnya, lahan untuk pembangunan sekolah saat ini belum maksimal. Karena modal yang seharusnya untuk satu sekolah semestinya modelnya terpadu. Bisa saja luasnya 5 sampai 8 hektare pembangunan sekolah.
“Nah kendalanya saat ini tidak ada lahan seluas tersebut, itu yang menjadi penyebabnya,” katanya.
Ia menambahkan sebagai solusinya Pemko Batam bisa merangkul sekolah-sekolah swasta. Karena di tengah kondisi seperti ini belum ada solusi konkrit dari tahun ke tahun untuk mengatasi perihal persoalan PPDB.
“Bisa saja Pemko memberikan bantuan subsidi untuk anak yang tidak mampu agar dia bisa berskolah di sekolah swasta dengan tidak terlalu mahan biayanya,” katanya. (*/man)


