Dari Lapangan Dendang Melayu, terdapat pula tangga yang mengarah turun langsung ke area Lapangan Tanjung Penarik, yang berada tepat di bawah pangkal Jembatan I Barelang. Area ini biasa digunakan sebagai tempat nongkrong atau memancing wisatawan ataupun warga Batam.
BACA JUGA:Â Bandara Internasional Batam Buka Rute Batam-Silangit Sumut Dua Kali Seminggu
Di Tanjung Penarik, terdapat beberapa kios yang menjual penganan ringan, mulai dari mie instan cup, hingga es kelapa, jagung bakar, dan otak-otak. Makanan ringan seperti jagung bakar dan kelapa memang tidak sulit ditemukan di Jembatan Barelang.
Selain berada di Tanjung Penarik, kios jagung bakar juga tersebar di sepanjang jalan dari dan menuju Jembatan Barelang.
Bagi pengunjung yang datang untuk mengabadikan momen spesial bersama teman atau keluarga, di sekitar tempat wisata Jembatan Barelang juga kerap dijumpai fotografer keliling yang siap memotret kebersamaan pengunjung.
Hanya dengan merogoh kocek mulai dari Rp 20 ribu saja, foto yang diambil dapat dicetak maupun dikirim ke ponsel pelanggan.
Kemudian, pengunjung juga bisa menikmati naik perahu pompong dari Tanjung Penarik berkeliling melintasi bawah Jembatan Barelang, dengan hanya membayar sekitar Rp 20 ribu sampai Rp 25 ribu per orang.
“Cuma Rp 20 ribu, bisa kami bawa mutar-mutar lewat Jembatan Barelang. Biasanya yang pakai jasa ini mulai dari pasangan sampai rombongan keluarga,” jelas seorang pengemudi pompong di Jembatan Barelang.
Cukup dengan mengunjungi area Lapangan Dendang Melayu di dekat Jembatan Barelang, wisatawan bisa menikmati berbagai macam aktivitas menarik dalam satu kunjungan. Berwisata di Lapangan Dendang Melayu, dapat menjadi pilihan wisata favorit yang layak dikunjungi. (*/man)


