HARAPANMEDIA.COM, BATAM – Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, mengembangkan lahan pertanian. Dengan lahan pertanian itu diharapkan bisa menekan inflasi. Kini stok komoditas sembako seperti sayuran hijau, cabai merah dan cabai hijau apabila stoknya tercukupi akan bisa menjaga inflasi terjaga.
“Kita kembangkan produksi lokal. Tanam cabai hijau di barelang, sayur mayur dan cabai merah,” ujar Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Batam, Mardanis, Senin (24/10/2022).
BACA JUGA:Â Pemko Gandeng Distributor Jual Kebutuhan Pokok Lebih Murah dari Harga Pasar
Diakuinya Kota Batam bukan daerah penghasil pertanian, pihaknya masih berupaya mengembangkan lahan yang sudah ada. Sehingga bisa menekan harga komoditas bapok di Batam.
Mardanis melanjutkan kebutuhan cabai hijau perhari berkisar 8 ton. Sementara kebutuhan cabai merah perhari 15 ton.
Batam memproduksi cabai merah perharinya hanya mampu 50 kilogram perhari. Lantaran biaya cost memproduksi cabai merah ini cukup rumit dan per 4 hari harus dirawat.
BACA JUGA:Â Komunitas Penyintas Kanker Ajak Warga Periksakan Sedini Mungkin Karena Penderita Kanker Meningkat di Batam
“Bayangkan saja 8 ton perhari kalau kita tak kembangkan, harganya bisa Rp 60 ribu sampai Rp 70 ribu. Cabai merah kita masih impor. Lantaran produksi kita masih sedikit,” katanya.


