HARAPANMEDIA.COM, BATAM – Kecelakaan lalu lintas di jalan Letjen Suprapto, Mukakuning tepatnya Waduk Mukakuning, masih menyisahkan sejumlah pertanyaan pengemudi lori yang membawa gas elpiji tersebut.
Tukin, pengendara lori yang memuat ratusan tabung gas elpigi ini mengaku kaget tak karuan saat kendaraan mobil Toyota Rush dengan nopol BP 1368 FR yang dikemudi seorang wanita bersama anaknya tiba-tiba banting setir laluan kiri mengarah ke waduk.
BACA JUGA: Asesmen Nasional Berbasis Komputer di Batam Strategis Ambil Kebijakan Pendidikan ke Depan
Saat itu kendaraan truk bermuatan tabung gas Elpiji yang dikemudikan Tukin melintas bersamaan disamping mobil Toyota Rush itu terdorong masuk ke jurang.
“Saya juga gak tau gimana tadi pak. Tiba-tiba saja kejadiannya, spontan. Mobil di sebelah kanan saya melintas bersama, tiba-tiba banting setir ke kiri sampai mobil saya terdorong ke jurang,” ujar Tukin di lokasi.
Tukin merupakan karyawan agen penyalur gas Elpigi 3 kg untuk wilayah Sei Beduk. Ia bekerja sebagai sopir pengemudi mobil truk pengangkut gas di PT Dhiya Kerosenen yang berkantor di Sekupang.
BACA JUGA: Sejumlah Ruas Jalan di Batam Terendam Banjir, Pengendara Perlu Berhati-hati Melintas
Saat kejadian, Tukin tak sendirian, ia ditemani rekannya kernek.
Menurut pengakuan Tukin, saat kejadian itu ia tak dapat menghindar saat mobil Toyota Rush mendorong mobilnya terus menepi hingga akhirnya mobil truk yang dikemudinya menghantam pembatas jalan dan nyaris masuk ke dalam waduk.


