HARAPANMEDIA.COM, BATAM – Untuk memberikan kenyamanan bagi jemaah dalam beribadah, Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang meminta kontraktor membangun masjid sementara. Dengan dibangunnnya masjid sementara itu maka jemaah yang saat ini menempati masjid Agung akan dipindah masjid sementara tersebut.
Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Kota Batam, Suhar ST, mengatakan kontraktor sedang membangun masjid sementara. Masjid tersebut berkapasitas 100-150 jemaah dan akan difungsikan dalam waktu dekat.
BACA JUGA: Nilai Ekspor Batam Melonjak Juli USD1.279,72 Juta ke Singapura Capai 47,79 Persen
Kini bangunan masjid sudah terpasang kuda-kuda atau pondasi bangunan. Selain bangunan fisik pengerjaan juga harus mempersiapkan sanitasi di masjid sementara agar masyarakat yang beribadah bisa lebih nyaman.
Suhar menyebut sebelum difungsikan nanti harus dipastikan semuanya berfungsi maksimal.
BACA JUGA: Masih Proses Input Data Uang Kertas Baru Belum Bisa Setor Tunai di Mesin ATM
“Apabila sudah betul-betul ready baru masjid utama ditutup, dan ibadah dipindahkan ke masjid sementara. Selama proses pembangunan Masjid Agung sampai selesai maka jemaah masih beribadah di tempat sementara itu,” kata Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Batam, Suhar, ST, Sabtu (3/9/2022).
Diakuinya pembangunan masjid sementara sudah berjalan dan dalam proses penyelesaian. Pembangunan sudah berjalan selama dua pekan terakhir.
Seperti diketahui saat ini pemko melakukan revitalisasi Masjid Agung Batam Center. Selama proses renovasi maka masyarakat yang akan menjalankan ibadah akan pindah ke masjid sementara di lokasi tak jauh dari Masjid Agung.


