HARAPANMEDIA.COM, TANJUNGPINANG– Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad meminta masyarakat Kota Tanjungpinang khususnya para pedagang di kawasan Anjung Cahaya untuk tidak lagi berpolemik perihal penataan kembali lokasi berjualan para pedagang tersebut.
Hal ini menyusul beredarnya isu-isu di tengah masyarakat yang menyebutkan rencana Pembangunan Gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepri, Pemprov Kepri akan meminggirkan para pedagang, dan memindahkan ke lokasi yang tidak diinginkan.
BACA JUGA:Â Turnamen Basket Internasional Usia 40-60 Digelar di Batam, Pemain Veteran dari Negara ASEAN Siap Hadir
“Mari kita tidak berpolemik lagi karena memang sudah diputuskan bahwa proyek revitalisasi Anjung Cahaya akan dibangun oleh Pemko Tanjungpinang. Kita bersyukur dengan ini menjadi trigger dan stimulus bagi Pemko Tanjungpinang,” paparnya.
Ansar menyebut Pemprov ikut membangun dan mempercantik kawasan Gurindam 12 sebagai destinasi wisata.
Pada kesempatan itu, Gubernur mengklarifikasi berita-berita miring yang beredar di masyarakat. Gubernur menemui para pedagang Kawasan Anjung Cahaya dan Melayu Square di Gedung LAM Provinsi, Rabu (3/8/2022).
BACA JUGA:Â Hujan Deras, Longsor dan Banjir Timpa Rumah Warga di Bintan


