Jumlah pengunjung baru terpantau ramai di akhir pekan, yakni Sabtu dan Minggu. Di kedua hari itu, jumlah pengunjung dapat mencapai 200 hingga 300 orang per harinya.
Sedangkan, di hari raya atau tanggal merah, jumlah pengunjung membludak hingga mencapai di atas 1.000 orang per hari. Adapun tempat wisata ini buka setiap hari dari pukul 8 pagi sampai 6 sore.
BACA JUGA:Â Ada Perbaikan Kebocoran Pipa Besar, Air ke Wilayah Tiban dan Sekupang Alami Gangguan
Keunikan di tempat wisata Lembah Pelangi, Sekupang, Batam, terletak di tempat pemandiannya.
Christina, mengatakan, pemandian Lembah Pelangi diisi dengan air dari mata air alami lembah tersebut.
“Air yang digunakan untuk tempat pemandian diambil langsung dari mata air, jadi segar,” katanya, Senin (1/8/2022).
Airnya telah disaring sehingga lebih jernih, dan sejuk. Para pengunjung sering menggunakan kesempatan berwisata ini dengan berenang atau sekadar berendam.
Christina mengungkapkan, mata air tersebut ditemukan sejak tempat wisata Lembah Pelangi pertama dibangun, sejak empat tahun lalu. Sebelumnya, lembah ini sempat menjelma tempat wisata lain bernama Batam Forest, namun kemudian berubah menjadi Lembah Pelangi.
Saat ini, tempat wisata tersebut masih terus melakukan renovasi dan pembenahan terhadap beberapa spot foto dan wahananya. Christina berharap, ke depan akan semakin banyak pengunjung apabila fasilitas Lembah Pelangi semakin lengkap.
“Sekarang kami lagi membangun air terjun buatan, dan renovasi di beberapa tempat,” tambah Christina. (*/man)


