“Selain daerah yang cekung, curah hujan yang deras juga mengakibatkan genangan atau menampung air dari daerah tinggi, sehingga saluran air di lokasi ini sudah tidak memadai untuk menampung debit air hujan,” ujarnya.
Menurutnya, saluran pembuangan tidak memadai karena ukuran yang kecil dan debit air yang besar sehingga tidak dapat lagi menampung hujan deras karena itu perlu segera diperbaiki.
Bahkan jajaran Pemerintah terdiri Lurah dan Camat juga sudah turun ke lokasi beberapa kali untuk mencarikan solusi terkait hal ini, namun hasilnya banjir tetap terjadi.
BACA JUGA:Â Pemko Tanjungpinang Buka Layanan Pembayaran PBB P2 Selama 2 Hari Agar Wajib Pajak Tidak Denda
“Sudah beberapa kali Lurah dan Camat turun untuk memantau kawasan ini. Tapi itu tetap saja tidak ada solusi atau pembangunan untuk mengatasi banjir,” ujarnya.
Kawasan Pelipit merupakan daerah padat penduduk dan kawasan saluran air yang besar terletak di daerah Orari yang jaraknya cukup jauh.
Karena itu warga meminta kepada seluruh lapisan masyarakat dan pemerintah untuk bekerjasama bergotong royong menggali saluran pembuangan agar bisa menampung debit air. (*/man)


