Keberadaan sirkuit ini selaras dengan upaya mengedepankan ramah lingkungan sesuai dengan prioritas pokok bahasan G20 di Indonesia.
BACA JUGA:Â Budayakan Kebaya, Retno Marsudi Dukung Perempuan Kenakan Kebaya saat Olahraga
“Kelebihan sirkuit di Bintan ini karena ada hutan bakau atau konservasi mangrove, itu yang bisa menjadi daya tarik utama kita dengan konsep green circuit,” kata Ansar.
“Kami membahas perkembangan terbaru soal sirkuit yang akan dibangun di kawasan wisata Lagoi,” ujar dia.
Seperti diketahui, hutan bakau dapat berfungsi untuk memperbaiki ekosistem di pesisir pantai, mengurangi abrasi air laut, dan mengurangi emisi karbon lebih banyak dibandingkan hutan tropis di darat.
Ia menambahkan total panjang sirkuit F1 Bintan itu mencapai 5,2 kilometer dengan 17 tikungan dan menawarkan suasana hutan konservasi bakau yang masih asri.
Sementara itu, General Manager Bintan Resort Cakrawala Abdul Wahab selaku pengelola kawasan wisata Lagoi sangat optimistis Bintan International Green Circuit bisa menjadi daya tarik wisatawan asing.
Terlebih lagi, Lagoi sudah dikenal dunia sebagai kawasan wisata terpadu yang banyak menawarkan eco tourism dan sport tourism.
“Adanya sirkuit balap mobil F1 ini semakin melengkapi fasilitas yang sudah ada di Lagoi. Jadi, pasar wisatawan internasional kita akan semakin tertarik datang ke Bintan,” kata Abdul Wahab. (*/man)


