Sementara Grup 2/Sandi Yudha didirikan pada tahun 1962. Grup 2 bermarkas di Kartasura, Kabupaten Sukoharjo. Grup 2 membawahi 1.459 personel yang terbagi ke dalam tiga batalyon tempur, yaitu:
Batalyon 21/Buhpala Yudha
Batalyon 22/Manggala Yudha
Batalyon 23/Dhanuja Yudha
Grup 3/Sandi Yudha memiliki penambahan spesialisasi yaitu di bidang intelijen. Kopassus Grup 3 memiliki spesifikasi tugas perang rahasia berupa “clandestine operation”, di antaranya combat intel atau intelijen tempur dan counter insurgency atau kontra pemberontakan. Kopassus Grup 3 bermarkas di Mako Cijantung.
BACA JUGA : Pesan Menyentuh Atalia, Istri Ridwan Kamil Saat Lepaskan Putranya Di Sungai Aare
Setiap calon personel kopassus Grup 3 wajib menjalani seleksi yang sangat ketat. Mulai dari calon prajurit yang masih pendidikan hingga personel yang sudah bertugas aktif di kesatuan tetapi punya bakat intelijen, maka akan dilatih lagi.
Dalam sejarahnya, Kopassus telah berhasil menangani tugas-tugas berat seperti operasi penumpasan DI/TII, operasi militer PRRI/Permesta, Operasi Trikora, Operasi Dwikora, penumpasan G30S/PKI, Pepera di Irian Barat, hingga operasi pembebasan sandera di Bandara Don Muang-Thailand (Woyla) dan operasi pembebasan sandera perompak Somalia.
(Referensi Santosa, Iwan dan A Natanegara. 2009. Kopassus untuk Indonesia. Jakarta: Red and White Publishin). (Red)


