HARAPANMEDIA.COM, BATAM – TNI Angkatan Laut (AL) besama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersinergi dalam menggagalkan penyelundupan Benih Bening Lobster (BBL) ilegal di Batam, Kepulauan Riau (Kepri).
Benih yang digagalkannya itu dilepaskan di Perairan Pulau Abang, Kota Batam Kepulauan Riau (Kepri). Benih lobster tersebut sebanyak 466 ribu dengan nilai Rp 46,7 miliar.
Panglima Koarmada I (Pangkoarmada I) Laksaman Muda TNI Arsyad Abdullah di Batam Kepulauan Riau, menyatakan pelepasan benih lobster ini melibatkan Kantor Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Batam dan Balai Karantina kelas I Batam.
BACA: Dolar AS Turun Picu Harga Emas Naik Mendekati Level Tertinggi
“Benih lobster ini sudah ada yang dilepasliarkan di Perairan Pulau Abang, Selasa (24/5/2022) biar tumbuh besar dan bisa dinikmati oleh masyarakat Kepri nantinya,” katanya.
Ia menjelaskan pihaknya memang sengaja melepaskan benih lobster yang berhasil diamankan dalam jumlah banyak tersebut karena dikhawatirkan akan mati bila berlama-lama didiamkan.
“Kalau didiamkan berlama-lama, mungkin hanya 12 jam bertahannya. Maka dari itu harus segera dilepaskan,” katanya.
Selanjutnya, kata dia, untuk kasus ini pihaknya akan terus melakukan penyelidikan, terutama terkait 5 orang pelaku yang sampai saat ini belum ditemukan karena berhasil melarikan diri saat pengejaran.
BACA: Sediakan Berbagai Peralatan Industri, Bosch Rexroth Perusahaan Jerman Buka Kantor Cabang di Batam
“Pelaku-pelaku ini ada identitas dan akan kami cari siapa pelaku tersebut sampai ketemu. Kami akan usut sumbernya dari mana, dan kenapa dibawa ke luar negeri. Itu nanti upaya-upaya yang akan kami lakukan,” kata Arsyad Abdullah.
Sebelumnya, TNI AL mengamankan 466 ribu benih lobster yang disimpan di dalam 95 kotak gabus sintetis di Perairan Pulau Kelapa Gading, Kepulauan Riau yang akan diselundupkan ke luar negeri.
“Yang kami amankan ini dari dua jenis, yaitu benih lobster mutiara dan benih lobster pasir. Benih lobster yang akan diselundupkan ini diperkirakan harganya mencapai Rp46,7 miliar. Benih lobster ini rencananya akan diselundupkan ke luar negeri,” kata Pangkoarmada I.
BACA: Istri mantan Menteri Hukum dan HAM, Beri Motivasi Warga Binaan Perempuan di Lapas Perempuan Batam
Ia menyebutkan benih lobster ini rencananya akan diselundupkan ke Singapura dan dikirim ke Vietnam.
“Tujuannya ke luar negeri, karena di sini tidak ada pembelinya. Di Singapura juga hanya perantara, yang menerima itu Vietnam, di sana ada penangkarannya,” katanya.


