BACA: Batam Kini Zona Hijau, Aktivitas Sudah Bisa Dilakukan Lebih Leluasa
Sedangkan untuk non akademik berupa prestasi seperti siswa/siswi pernah mengikuti lomba nasional.
“Itu menjadi prioritas kita, mereka bisa masuk ke sekolah mana saja tanpa harus lihat zonasi,” sebutnya.
Sementara itu, Endang mengakui masih ada beberapa sekolah yang memang daya tampungnya terkendala karena wilayah pertumbuhan produktif.
BACA: Pebalap Berharap Kepri Segera Miliki Sirkuit Bertaraf Nasional, Lomba Drag Bike Mulai Sering Digelar
Salah satu sekolah menengah pertama (SMP) di Tanjungpinang Timur, dikatakan Endang merupakan sekolah yang setiap tahunnya memiliki pendaftar paling tinggi, namun daya tampung tidak mencukupi.
“Kita masih mengupayakan ke APBD Provinsi, jadi mudah – mudahan ada solusi , karena memang tahun lalu menumpuk di dua sekolah yang ada di Tanjungpinang Timur yakni SMP 7 dan SMP 16,” paparnya. (man)


