HARAPANMEDIA.COM, BATAM – Persiapan keberangkatan jemaah calon haji sudah mulai dilaksanakan seiring dengan dilantiknya Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Batam, di Aula Gedung Pusat Informasi Haji Batam Center, Sabtu (21/5/2022).
Ada 23 petugas PPIH yang telah dipilih langsung oleh pusat, dan 88 orang dari panitia lokal yang dilantik di Aula Gedung Pusat Informasi Haji (PIH) hari ini. PPIH ini bertugas dalam memberikan pelayanan kepada calon jemaah haji yang akan berangkat, maupun saat berada di Arab Saudi.
Turut hadir dalam pelantikan tersebut, Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Kementerian Agama, Saiful Mujab. Ia bersyukur, karena setelah dua tahun lamanya ditunda akibat pandemi Covid-19, calon jemaah dapat berangkat ke Mekah, Arab Saudi, untuk menunaikan ibadah haji tahun ini.
Ia mengungkapkan, tahun ini Indonesia memberangkatkan 100.051 calon jemaah dan 1.901 petugas haji. Di antara jumlah tersebut, Kepulauan Riau (Kepri) memperoleh kuota 586 jemaah haji reguler dan 118 orang cadangan.
Rinciannya, Kota Batam memiliki kuota 302 haji reguler dan 52 cadangan; Kota Tanjungpinang, 99 haji reguler dan 19 cadangan; Kabupaten Karimun, 66 haji reguler dan 24 cadangan; Kabupaten Natuna, 49 haji reguler dan 16 cadangan; Kabupaten Lingga 19 haji reguler dan 2 cadangan; Kabupaten Bintan, 34 haji reguler dan 5 cadangan; dan Kabupaten Kepulauan Anambas 17 haji reguler dan tidak ada cadangan.
“Embarkasi Batam insyaAllah keberangkatannya di gelombang pertama dan kedua, ada dari Provinsi Kepri, Provinsi Riau, Provinsi Jambi, dan Provinsi Kalimantan Barat. Jumlah totalnya 5.371 jamaah, dengan 12 kloter dan 48 petugas,” jelas Saiful.
Akibat tertundanya keberangkatan haji selama dua tahun, antrean haji di tiap-tiap daerah pun masih panjang. Di dalam Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) jumlah pendaftar haji pun mencapai lebih dari 5 juta orang.


