Saturday, February 21, 2026
HomeKepriMenkes Budi Canangkan Bulan Imunisasi Anak , Sebanyak 24 Ribu Anak...

Menkes Budi Canangkan Bulan Imunisasi Anak , Sebanyak 24 Ribu Anak Kepri Akan Diimunisasi

 

BACA: Presiden Longgarkan Pemakaian Masker, Masyarakat Sebut Masker Sudah Jadi Kebiasaan di Masa Pandemi

Pencanangan BIAN tahun 2022 juga disejalankan dengan peluncuran Aplikasi Sehat Indonesiaku (ASIK). ASIK merupakan aplikasi pencatatan hasil layanan yang wajib dilakukan dalam rangka pelaksanaan BIAN.

“Nanti imunisasi ini akan kita masukkan datanya seperti data covid. Aplikasi ini akan kita berikan ke semua puskesmas, dinas-dinas kesehatan. Proses vaksinasinya pun akan seperti vaksin covid, ada datanya. Kita sudah tahu siapa yang harus di vaksin” papar Menkes Budi.

Sementara itu, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad mengucapkan terima kasih dan apresiasi karena Provinsi Kepri dijadikan tuan rumah pencanangan BIAN pertama ini. Menurutnya ini tentu akan memacu semangat memperluas cakupan imunisasi di Kepri.

 

 

BACA: Miliki Paspor Negara Lain Tidak Otomatis Hilang Kewarganegaraan, Dua Contoh Punya Paspor Asing Masih Tetap WNI

“Pencanangan BIAN di Kepri tentu menambah semangat kami dalam menyemarakkan bulan imunisasi ini. Karena bicara imunisasi anak, kita berbicara tentang warna dan masa depan bangsa” ucap Gubernur.

Gubernur menambahkan, target capaian kegiatan BIAN selama satu bulan ini adalah sebanyak 24.000 anak lebih, yang tersebar di seluruh Kabupaten dan Kota di Kepri.

Sebagai informasi, Pandemi Covid-19 mempengaruhi capaian Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) Provinsi Kepulauan Riau, dimana capaian IDL mengalami penurunan yang signifikan dari 96,8 persen (tahun 2019) menjadi 89,6 persen ditahun 2020 dan 81,3 persen di tahun 2021. Hal ini dikarenakan beberapa Posyandu terpaksa ditutup atau dihentikan pelaksanaannya untuk mengurangi atau menghindari penularan dan penyebaran Covid-19.

Menkes Gunadi di akhir acara menyempatkan diri menyapa beberapa Provinsi yang ikut hadir dan melaksanakan BIAN tahap I melalui Video Conference diantaranya Sulawesi Selatan, NTT, Jambi, Kalbar dan Provinsi Gorontalo. (Man)

BERITA TERKAIT
spot_img

POPULER HARI INI

BERITA TERKINI