Saturday, February 21, 2026
HomeLIFESTYLEHealthMengantuk Namun Sulit Untuk Tidur, Apa Penyebabnya?

Mengantuk Namun Sulit Untuk Tidur, Apa Penyebabnya?

HARAPANMEDIA.COM, BATAM – Saat kita sudah merasa mengantuk dan lelah setelah seharian bekerja dan beraktivitas namun saat waktu istirahat tiba pada malam hari, rasa kantuk itu hilang dan anehnya seberapapun kita mencoba memejamkan mata tidak juga bisa tertidur.

Kondisi demikian, dinamakan conditioned arousal atau learned arousal, mirip dengan keinginan untuk selalu terjaga atau terbangun. Dilansir dari Time, hal ini terjadi lantaran kondisi di sekitar tempat tidur menyampaikan sinyal ke otak untuk terjaga, dan bukan untuk tidur.

BACA JUGA ; Daftar Negara Dengan Akses Internet Tercepat, Indonesia Nomor Berapa?

Asisten profesor psikiatri dari University of Pennsylvania, Philip Gehrman mengatakan, seseorang yang memiliki siklus tidur baik akan langsung terlelap begitu berbaring di tempat tidur. Namun, ada juga orang yang menghabiskan malam dengan berguling-guling, gusar, dan tidak bisa tidur, padahal sudah cukup mengantuk dan kelelahan saat siang.

Lantas, apa penyebab conditioned arousal?

Penyebab conditioned arousal Masalah tidur yang satu ini memiliki beberapa penyebab, salah satunya menjadikan kasur bukan hanya tempat untuk tidur. Misalnya, membuka laptop atau ponsel di atas kasur untuk mengurus beberapa pekerjaan, menonton film, atau hanya sekadar berselancar di media sosial.

BACA JUGA : Pembelajaran Anak Kini Mulai Berbasis Teknologi Informasi, Pemko Batam Siap Mendukung

Ponsel dan laptop Dikutip dari Insider, alat elektronik seperti laptop dan ponsel memancarkan sinar biru. Sinar ini mampu mengurangi produksi hormon melatonin, yang mengatur pola tidur. Akibatnya, tubuh lebih sulit untuk mengantuk dan terlelap.

Selain bermain alat elektronik sebelum tidur, rasa cemas dan stres saat malam tiba juga menjadi penyebab conditioned arousal.

BERITA TERKAIT
spot_img

POPULER HARI INI

BERITA TERKINI