Sunday, February 22, 2026
HomeLIFESTYLEHealthBisakah Paru-Paru Normal Kembali Setelah Berhenti Merokok?

Bisakah Paru-Paru Normal Kembali Setelah Berhenti Merokok?

Segera setelah seseorang berhenti merokok, tubuh mulai pulih dengan cara berikut: Setelah 1 jam Hanya dalam 20 menit setelah rokok terakhir dihisap, detak jantung turun dan kembali normal. Tekanan darah mulai turun dan sirkulasi mungkin mulai membaik.

Setelah 12 jam Rokok mengandung banyak racun, salah satunya karbon monoksida, gas yang ada dalam asap rokok. Gas karbon monoksida bisa berbahaya atau berdampak fatal jika terpapar dalam dosis tinggi, karena dapat mencegah oksigen memasuki paru-paru dan darah.

Bila terhirup dalam dosis besar dalam waktu singkat, bisa terjadi mati lemas karena kekurangan oksigen. Setelah hanya 12 jam tanpa rokok, tubuh membersihkan diri dari kelebihan karbon monoksida. Tingkat karbon monoksida kembali normal dan meningkatkan kadar oksigen tubuh.

 

 

BACA: Gubernur Ansar Usulkan UU Daerah Kepulauan Disahkan Agar Ekonomi di Kepulauan Cepat Bangkit

Merokok meningkatkan risiko terkena penyakit jantung koroner dengan menurunkan kolesterol baik. Merokok juga meningkatkan tekanan darah dan meningkatkan pembekuan darah, sehingga meningkatkan risiko stroke.

Hanya dalam 1 hari setelah berhenti merokok, tekanan darah seseorang mulai turun, mengurangi risiko penyakit jantung akibat tekanan darah tinggi yang disebabkan oleh merokok. Dalam waktu singkat ini, kondisi yang menyehatkan jantung dapat terpicu: Kadar oksigen seseorang meningkat Aktivitas fisik dan olahraga lebih mudah dilakukan.

Mengutip Medical News Today, berikut beberapa poin penting tentang berhenti merokok: Berhenti merokok berarti memutus siklus kecanduan dan pada dasarnya mengatur ulang otak untuk berhenti menginginkan nikotin.

Agar berhasil, perokok yang ingin berhenti merokok perlu memiliki rencana untuk mengalahkan keinginan dan pemicunya. Manfaat berhenti merokok dimulai hanya dalam 1 jam setelah rokok terakhir. Semakin cepat seorang perokok berhenti, semakin cepat mereka akan mengurangi risiko kanker, penyakit jantung dan paru-paru, serta kondisi lain yang berhubungan dengan merokok. (Ria)

BERITA TERKAIT
spot_img

POPULER HARI INI

BERITA TERKINI