BACA:Gubernur Berikan Penghargaan untuk Empat Perempuan yang Berprestasi Diberbagai Bidang
Bustanul juga menyebutkan kegiatan pasar tani di Kepri ini termasuk dalam rangkaian kegiatan pasar tani dan gelar pangan murah yang telah diselenggarakan di beberapa provinsi lainnya.
“Kementan fokus mengawal ketersediaan pangan pokok di daerah dengan melibatkan secara aktif pasar tani, pasar mitra tani, dan toko tani Indonesia center yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia,” tuturnya.
Sejak awal April hingga kini, ia bersama bersama Dinas Pertanian Provinsi dan Kabupaten/Kota sudah melakukan pemantauan langsung ke pasar-pasar dan hasilnya stok pangan cukup dan harga pangan terkendali menjelang Idul Fitri 1443 Hijriah.
Di tempat yang sama, Wali Kota Tanjungpinang, Rahma mengapresiasi pembukaan Pasar Tani tersebut, yang mana sangat berguna bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangannya.
BACA:Pertumbuhan Usaha Mikro Meningkat, Bank Salurkan Modal Usaha Produktif Sebesar Rp 25.450 Miliar
“Ini membuktikan bahwa stabilitas harga di Provinsi Kepri khususnya di Tanjungpinang terkendali, terutama stok 12 bahan pangan pokok aman hingga Lebaran,” kata Rahma.
Sementara itu Kepala Balai Karantina Pertanian, Raden Nur Cahyo mengungkapkan seperti daging yang sudah masuk ke Kabupaten Bintan dan Tanjungpinang kemudian sudah diperiksa oleh Karantina, lalu tidak banyak bakterinya layak untuk dikonsumsi. (Redaksi)


